Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Di Malaysia, Jokowi Beri Pesan Jadi Pemimpin Harus Mau Mendengarkan, Jangan Cuma Andalkan Kekuatan Politik

Mantan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam Penang Peace Dialogue 2026 di Malaysia menyampaikan kebutuhan reformasi PBB menjadi 'PBB 2.0' untuk menghadapi konflik global yang kompleks. Ia menekankan PBB harus berubah sistem, proses, dan strateginya, serta memperkuat mediasi dan diplomasi. Jokowi menyatakan konflik saat ini saling terkait dampaknya melebihi batas negara, memerlukan institusi global yang lebih kuat. Selain itu, ia menyoroti pentingnya kepemimpinan yang mendengarkan, memiliki integritas, kesabaran, keberanian, dan empati, bukan hanya andalkan kekuatan politik atau ekonomi. Reformasi diperlukan agar PBB tetap relevan dan mampu mencegah konflik meluas.

Berita terkait