Dibandingkan Wapres Sebelumnya, Posisi Gibran Dianggap Lemah tanpa Bantuan Jokowi
Warta Ekonomi± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di tahun kedua pemerintahan dinilai lemah karena tidak memiliki dukungan partai politik besar di parlemen. Dukungan politik terbatas, berbeda dengan Wapres sebelumnya seperti Yusuf Kalla (Golkar) atau Ma'ruf Amin (NU/PKB). Keterbatasan ini menghambat komunikasi Gibran dengan elite pemerintahan dan membuatnya bergantung pada kelompok relawan dan PSI yang belum lolos parlemen. Eksposur publik Gibran juga menurun di tahun kedua dibandingkan tahun pertama.
Bagikan
Berita terkait
Munarman Ungkap Dugaan Strategi Jokowi Tempatkan Gibran sebagai Wapres, Singgung Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 17.39
Bukan MK, PSI Ungkap yang Bisa Batalkan Gibran Sebagai Wapres
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.00
Jokowi Punya Banyak Rencana Demi Gibran: Dia Bisa Hitung Anies hingga Lewat PSI
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 14.32
PSI: MK Tidak Bisa Batalkan Gibran sebagai Wapres
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 13.05