Digandrungi Turis, Porsi Penumpang MRT Pakai Kartu Kredit Hampir 5 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT MRT Jakarta mencatat peningkatan penggunaan kartu kredit (Visa dan Mastercard) hingga mendekati 5 persen dari total penumpang. Kerja sama dengan Mastercard diluncurkan pada Desember 2023, sementara Visa diperkenalkan pada Agustus 2026. Fitur tap kartu kredit ini memudahkan wisatawan asing, terutama dari Malaysia dan Singapura, untuk mengakses MRT tanpa perlu membeli tiket terlebih dahulu. Menurut Samuel Ryan Pradipta Pranowo, Division Head Business Planning and Expansion Division MRT Jakarta, peningkatan penggunaan ini sejalan dengan pertumbuhan kunjungan turis ke Jakarta, khususnya ke kawasan TOD seperti Transport Hub di Stasiun MRT Dukuh Atas. Turis asing cenderung menggunakan kartu kredit untuk berbelanja, makan, dan bertransportasi, sesuai dengan kebiasaan mereka saat berada di luar negeri. Peningkatan ini juga mencerminkan strategi MRT Jakarta untuk mendukung kota global dan meningkatkan kemudahan bagi pengguna asing. Namun, belum diketahui secara pasti berapa banyak pengguna kartu kredit yang berasal dari warga asing dibandingkan warga lokal. MRT Jakarta juga sedang mempertimbangkan perlunya layanan ini untuk kartu debit di masa depan, tergantung perkembangan regulasi dari Bank Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Setelah Lebih dari Satu Dekade, Visa dan Mastercard Kembali Beroperasi di Suriah
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 04.00
Indonesia Punya Kartu Kredit Sendiri, Apa Bedanya dengan Visa dan Mastercard?
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.18
Resmikan Stasiun Blok A, Visa dan MRT Jakarta Perkuat Pembayaran Nirsentuh
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.39
Makin Praktis, Naik MRT Jakarta Sekarang Bisa Bayar Pakai Kartu Kredit BRI Contactless
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 10.07