Diplomasi Nasi Goreng Prabowo-Megawati Bisa Tentukan Nasib Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto menjadi fokus perhatian publik terkait kualifikasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi. Komunikasi antara Prabowo dan Megawati Soekarnoputri melalui pertemuan makan nasi goreng memicu spekulasi soal dinamika politik. Pengamat Bambang Harymurti menilai perubahan sikap PDI Perjuangan menandai arah strategis yang penting. Sementara, pakar hukum Jimly Asshiddiqie menekankan perlunya independensi peradilan dan proses hukum sesuai Pasal 7A, 7B, serta Pasal 8 ayat (2) UUD 1945. Jika terjadi kekosongan jabatan Wapres, MPR wajib sidang dalam 60 hari untuk pilih calon baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 08.36
Gerindra Terbuka soal Rencana Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati 17 Oktober
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.29
Megawati dan Prabowo Bakal Bertemu Lagi, Janji Makan Nasi Goreng Bareng
Detik.com · 29 September 2026 pukul 13.12
Said PDIP soal Pertemuan Lanjutan Mega-Prabowo: Mudah-mudahan 17 Oktober
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 13.10
Soal Komunikasi Prabowo-Megawati, Dasco Sebut Waktu Makan Nasi Goreng Sedang Diatur
Berita terkait
'Pak Prabowo Nggak Jaga Perasaan Jokowi-Gibran!', Rencana Pertemuan dengan Megawati Jadi Sorotan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 19.50
Sengketa Ijazah Gibran di MK, Sikap Prabowo Disebut Bisa Jadi 'Exit Strategy'
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 17.18
Jika Wapres Gibran Diganti, Nama AHY hingga Bahlil Disebut Potensi Masuk Bursa Wapres
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 21.33
Ini 2 Poin Krusial yang Bikin Prabowo dan Gibran Disebut Tak Sejalan soal MBG
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.45