Sengketa Ijazah Gibran di MK, Sikap Prabowo Disebut Bisa Jadi 'Exit Strategy'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sengketa syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (Perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026) memicu analisis politik terkait sikap diam Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah analis menilai sikap tersebut merupakan kalkulasi politik atau 'exit strategy' bagi Prabowo untuk menjaga jarak dari beban politik Gibran dan mempertegas garis demarkasi politiknya.
Para pengamat, termasuk Mas Edu, Edy Mulyadi, dan Prof. Jafar Masa, berpendapat bahwa situasi ini memberi ruang bagi Prabowo untuk menentukan posisi tanpa intervensi langsung. Sementara itu, KPU menegaskan bahwa dokumen persyaratan Gibran pada 2023 telah diverifikasi dan memenuhi ketentuan. Saat ini, proses hukum sepenuhnya berada di bawah kewenangan Mahkamah Konstitusi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 12.48
Gede Pasek Mencurigai Ada Skenario Suksesi di Balik Gugatan Ijazah Gibran
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 21.28
Pengamat Sebut 3 Poin Politik dari Gugatan Syarat Pendidikan Gibran di MK
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 21.05
Gugatan Ijazah Gibran di MK, Raja Juli: Manuver Politik yang Tidak Beradab
JawaPos · 24 September 2026 pukul 20.30
Polemik Ijazah Gibran Bergulir di MK, Gede Pasek Singgung Sikap Kubu Prabowo
Berita terkait
Sengketa Ijazah Wapres Gibran 'Serius' Bergulir di MK, Hubungan Prabowo-Jokowi Disebut Mulai Merenggang
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.06
PDIP Dinanti Ambil Sikap Soal Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 16.17
Polanya Terbaca? Lawan Gibran di Sengketa Pilpres Disebut Terafiliasi Kelompok Tertentu
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 10.30
Prabowo Diingatkan Dulu Merayu-rayu Jokowi sampai Empat Kali agar Gibran Dijadikan Cawapres, Eh Sekarang...
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 18.09