Ini 2 Poin Krusial yang Bikin Prabowo dan Gibran Disebut Tak Sejalan soal MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti SMRC, Saidiman Ahmad, menilai terdapat perbedaan pandangan antara Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Gibran menyarankan korban dugaan keracunan MBG di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, untuk sementara tidak mengonsumsi MBG dan membawa bekal dari rumah. Saidiman menyatakan bahwa Wapres ingin target MBG hanya pada kelompok ekonomi terendah, sementara Presiden ingin program ini diberikan kepada seluruh masyarakat. Selain itu, Wapres menekankan pentingnya melibatkan dapur warga di sekitar sekolah, sementara pelaksanaan saat ini menggunakan konsep dapur terpusat yang dikelola oleh militer dan polisi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Dapur MBG Tidak Dapat Insentif Jika Sedang Suspend, Libur Sekolah, dan Bencana Alam
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.30
Dapur MBG Tidak Dapat Insentif Jika Sedang Suspend, Libur Sekolah, dan Bencana Alam
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.24
BGN Bakal Aktivasi 480 Dapur MBG di Wilayah Indonesia Timur dan 3T mulai 2 Oktober 2026
Berita terkait
Gibran dan Prabowo Dikabarkan Beda Pandangan Soal MBG, Pengamat Ungkap Keretakan Elite!
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 14.18
Gibran Berani Bilang 'MBG Jangan Dimakan' Dinilai Sudah Semakin Jelas, Anggap Prabowo Cuma...
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 12.35
Pakar: MBG Baik Buruknya Secara Keseluruhan Identik dengan Kualitas Pengambilan Keputusan Prabowo
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 13.30
Jika Wapres Gibran Diganti, Nama AHY hingga Bahlil Disebut Potensi Masuk Bursa Wapres
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 21.33