Dirut BEI Buka Suara Pengumuman Rebalancing MSCI Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menanggapi pengumuman hasil rebalancing indeks MSCI untuk Agustus 2026. Ia menjelaskan bahwa proses rebalancing dilakukan secara periodik oleh MSCI menggunakan informasi publik dari BEI, seperti Harga Saham Gabungan (HSG) dan kepemilikan saham 1%. BEI berkomunikasi terus dengan investor global dalam rangka transformasi pasar modal bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO).
Dalam peninjauan Agustus 2026, MSCI mengumumkan tidak ada saham Indonesia yang ditambahkan ke MSCI Global Standard Indexes, namun dua saham dikeluarkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Untuk kategori Small Cap, satu saham dimasukkan dan sembilan saham dihapus, termasuk PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI). Perubahan berlaku efektif mulai 1 September 2026.
Akibat perubahan tersebut, jumlah konstituen Indonesia di MSCI Global Small Cap Indexes berkurang delapan, mencerminkan penyesuaian terhadap transparansi BEI yang tengah dilaksanakan.", "tags": ["bursa efek", "msci", "rebalancing", "saham", "pasar modal"]
Bagikan
Berita terkait
Banjir Bangkok Ganggu Aktivitas Ekonomi, 52.000 Rumah Tangga Terdampak
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 17.31
Sempat Ditolak, Rencana Impor KRL Bekas Jepang Jalan Lagi
Detik.com · 27 September 2026 pukul 17.30
Pieter Huistra Sebut PSS Sleman Bermain Cukup Baik, tetapi Kurang Beruntung
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 17.23
BEI Catat 6 Perusahaan Antre IPO, Healthcare Mendominasi
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 17.15