Dirut Pertamina Lapor Prabowo soal B50 hingga Persiapan Bioetanol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, untuk melaporkan kemajuan Program Mandatori B50 yang diluncurkan pada Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, Simon juga menyampaikan kesiapan infrastruktur untuk tahapan persiapan mandatori bioetanol yang akan datang. Program B50 bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan meningkatkan penggunaan biodiesel sebesar 50% dalam campuran bahan bakar. Sementara itu, Presiden Prabowo juga memerintahkan penyederhanaan lapisan birokrasi dan anak cucu perusahaan di Pertamina, serta BUMN lain seperti PLN, guna mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan produktivitas, dan menjaga efisiensi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.15
Panggil Dirut Pertamina, Prabowo Minta Kurangi Layer Anak-Cucu Usaha
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.50
RI Sudah Punya BBM Bioetanol, Cek Segini Harganya di SPBU
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.40
Prabowo Panggil Dirut Pertamina, Bahas B50-Kurangi Anak-Cucu Usaha
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.34
Perintah Prabowo, Pertamina-PLN Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan
Berita terkait
Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Hambalang, Ini yang Dibahas
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 02.27
95 Persen SPBU Sudah Distribusikan B50, Sisanya Tinggal di Papua dan Maluku
kumparan · 12 September 2026 pukul 10.36
Pertamina Kejar Seluruh SPBU Salurkan B50 pada Akhir September
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 04.45
Pertamina Ungkap Dampak B50 & Bioetanol: Ciptakan 2,1 Juta Lapangan Kerja
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.23