Disorot Financial Times soal Pilpres 2029, Dedi Mulyadi Malah Akui Banyak Kekurangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat sorotan dari Financial Times (FT) mengenai popularitasnya dan spekulasi terkait kemungkinan calon presiden Pilpres 2029. Namun, Dedi memilih tidak membahas rencana politik pribadi dan mengakui masih memiliki banyak kekurangan dalam memimpin Jawa Barat. Ia menyampaikan terima kasih atas apresiasi positif, sekaligus menegaskan fokus tetap pada pelayanan kepada masyarakat. Dedi menekankan pentingnya interaksi langsung melalui media sosial untuk mengidentifikasi masalah, seperti aduan tentang biaya pengobatan tidak tercover BPJS. FT menyoroti aktivitas digitalnya yang membangun kedekatan dengan warga dan meningkatkan pengenalan di tingkat nasional. Sementara itu, Dedi tengah menghadapi isu infrastruktur di Kabupaten Garut dan tantangan fiskal Jawa Barat, termasuk opsi pinjaman daerah Rp3,4 triliun yang belum dicairkan secara terburu-buru. Ia tetap menekankan penghargaan atas kritik sekaligus dukungan dari masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 20.45
Disorot Media Inggris Soal Pilpres 2029, Dedi Mulyadi Berikan Jawaban Tak Terduga
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 21.16
Reaksi Santai Dedi Mulyadi Dapat Sorotan Media Inggris
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.57
KDM Tegaskan Jabar Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Berita terkait
Perebutan Presidium KAHMI Jabar Dinilai Bisa Buka Jalan Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 12.29
Nyali KDM Ciut Menuju 2029? Pengamat Ragukan Dedi Mulyadi Ikuti Jejak Pembangkangan Jokowi
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 10.40
Duet Dedi Mulyadi dan Gibran Mencuat Menuju 2029! Pengamat Peringatkan Risiko Manfaatkan Popularitas KDM
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.45
Kata Dedi Mulyadi soal Isu Duet Gibran di Pilpres 2029
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.12