Perebutan Presidium KAHMI Jabar Dinilai Bisa Buka Jalan Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemilihan Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat yang digelar Jumat (7/8/2027) dinilai memiliki dimensi politik lebih luas menjelang Pilpres 2029. Aktivis HMI Kundrat Kanda Permana menilai momentum ini bisa menjadi bagian penguatan konsolidasi politik bagi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) jika ingin maju dalam kontestasi presiden mendatang.
Kundrat menyebut meningkatnya popularitas Dedi Mulyadi dalam beberapa survei menjadi modal awal penting, namun modal elektoral saja tidak cukup tanpa dukungan jaringan organisasi dan infrastruktur politik. Ia menyebut Pilpres 2029 Jawa Barat bisa punya calon presiden potensial. Musyawarah Wilayah KAHMI Jabar menjadi momentum strategis membangun konsolidasi sejak dini. Sebanyak 16 alumni HMI maju sebagai calon anggota presidium untuk memperebutkan tujuh kursi.
Bagikan
Berita terkait
Selamat Ginting: Jika Salah Langkah, Dedi Mulyadi Bisa Bernasib Seperti Ridwan Kamil
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 14.30
Disorot Financial Times soal Pilpres 2029, Dedi Mulyadi Malah Akui Banyak Kekurangan
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.56
Alasan Dedi Mulyadi Belum Mau Tinggalkan Gerindra ke PSI Terungkap, Nama Anies dan Pramono Ikut Disebut
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 10.30
Pramono Anung Disebut Tak Akan Pernah Bisa Saingi Dedi Mulyadi: KDM Selevel Jokowi-Gibran
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 20.20