Dituduh Fitnah Jokowi Soal Ijazah Palsu, Pihak Roy Suryo Melawan: Ini Murni Hasil Penelitian Ilmiah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji, menolak dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menjerat kliennya terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Joko Widodo (Jokowi). Sangadji menyatakan bahwa materi yang disampaikan Roy Suryo bersumber dari hasil penelitian ilmiah, bukan upaya pencemaran. Dakwaan JPU didasarkan pada dua unggahan YouTube dan satu unggahan di media sosial X pada 26 Maret 2025, yang diduga menyerang kehormatan Jokowi dengan menuding ijazah S1 UGM miliknya palsu. Jaksa juga menyebutkan bahwa Jokowi telah membantah tudingan tersebut dan UGM memastikan bahwa Jokowi tercatat sebagai mahasiswa yang lulus. Roy Suryo didakwa dengan Pasal 434 tentang fitnah secara primer dan Pasal 433 tentang pencemaran nama baik secara subsider. Sangadji menegaskan bahwa kedua dakwaan ini bersifat alternatif dan tidak tepat diterapkan karena Roy Suryo dan pihaknya tidak pernah secara eksplisit menuduh Jokowi memalsukan dokumen atau memiliki ijazah palsu, melainkan hanya memaparkan hasil penelitian melalui berbagai forum televisi dan podcast.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.47
Roy Suryo Ogah Berdamai dan Tak Mau Akui Bersalah di Kasus Fitnah Jokowi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.27
Roy Suryo Didakwa Sebar Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi di 7 Unggahan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.27
Diadili Usai 5 Kali Praperadilan, Roy Suryo Didakwa Memfitnah Jokowi
Detik.com · 18 September 2026 pukul 08.39
Akhirnya Roy Suryo Diadili Usai Praperadilan Berulang Kali
Berita terkait
Bukan Jokowi, Dokter Tifa Bilang yang Seharusnya Marah soal Ijazah Palsu adalah...
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 06.45
Bukan Jokowi, Dokter Tifa Bilang yang Seharusnya Protes di Kasus Ijazah adalah...
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 06.45
Roy Suryo Tantang Jokowi Hadiri Sidang Kasus Ijazah: Jangan Cuma Omong Siap, Buktikan Datang Sendiri
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 01.37
Dokter Tifa Didakwa Cemarkan Nama Baik Jokowi soal Ijazah Palsu
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 12.46