Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS pada Kamis, 30 Juli 2026, menjadi Rp18.075 per dolar, dengan depresiasi 0,17% dari posisi pembukaan Rp18.050. Pelemahan ini dipicu oleh penguatan dolar AS di pasar global, di mana indeks dolar (DXY) naik 0,17% ke 101,052 setelah sebelumnya turun 0,52% pasca keputusan Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan pada 3,50%-3,75%. Penguatan dolar didorong oleh permintaan aset aman akibat memanasnya konflik AS-Iran, menyusul serangan udara AS di Iran.
The Fed mempertahankan suku bunga meski tiga dari dua belas anggota FOMC menginginkan kenaikan 25 basis poin, menunjukkan kekhawatiran inflasi masih kuat. Ketua The Fed, Kevin Warsh, menyatakan tidak akan lagi memberikan petunjuk kebijakan di masa depan, dan keputusan selanjutnya akan bergantung pada data ekonomi terkini. Pelaku pasar kini memperhitungkan probabilitas 34,9% bahwa The Fed akan kembali mempertahankan suku bunga pada September 2026, naik dari 24% sebelumnya, dengan fokus pada data inflasi dan pasar tenaga kerja AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 08.00
Rupiah Tembus Rp18.100, Akankah Merosot ke Rp18.500 dalam Waktu Dekat?
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 07.33
Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 17.30
Peringatan Prabowo ke Pengusaha soal Perang Merembet ke ASEAN
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 17.28
Rupiah Menguat Tipis-tipis, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp18.022 per Dolar AS
Berita terkait
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.03
Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp17.935 per Dolar AS
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.47
Tekanan Belum Usai, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.027 Sore Ini
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.44
Harga Minyak Turun, Rupiah Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 16.01