Dolar AS Tembus Rp 17.800, BI Ungkap Biang Keroknya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah mencapai Rp 17.847, dengan tekanan utama berasal dari kekhawatiran tensi geopolitik di Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak tetap di atas US$100 per barel. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menjelaskan bahwa kebutuhan valas importir dan arus keluar dana dari portofolio aset domestik juga berkontribi pada pelemahan rupiah. BI menyatakan akan terus intervensi di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui operasi moneter pro-market dan penguatan strategi likuiditas.
Bank Indonesia akan melakukan intervensi secara konsisten melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Selain itu, BI terus mengoptimalkan insentif untuk mendorong arus masuk modal asing dan mendiversifikasi permintaan valas melalui skema Local Currency Transaction (LCT).
Pada akhir Agustus 2026, cadangan devisa Indonesia mencapai US$146,5 miliar. Secara keseluruhan, pergerakan rupiah masih sejalan dengan mata uang kawasan, dengan penguatan quarter-to-date sebesar 0,37%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.00
BI Perkuat Strategi Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Konflik Timur Tengah
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.00
Rupiah Lunglai ke Rp17.847 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.31
BI Beber Biang Kerok Rupiah Melemah Dekati Rp18 Ribu per Dolar AS
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.06
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825
Berita terkait
Rupiah Dibuka Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 09.08
Rupiah Menguat ke Rp17.642 per Dolar AS Jumat Sore
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.710
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.12
Rupiah Ditutup Melemah 0,11%, Dolar AS Naik ke Rp17.715
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.04