Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru, Jababeka Minta Insentif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5340323/original/099024900_1757202526-WhatsApp_Image_2025-09-06_at_15.48.25.jpeg)
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk menekankan perlunya mendorong kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi dan hilirisasi komoditas unggulan daerah. Founder & Chairman Jababeka, S.D. Darmono, menyatakan keberhasilan ini bergantung pada regulasi yang menarik bagi investor serta kesiapan infrastruktur dasar. Dalam pembekalan Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi, Darmono menekankan bahwa kawasan transmigrasi dan daerah 3T membutuhkan pendekatan kebijakan berbeda dari Pulau Jawa. Insentif yang lebih kompetitif diperlukan untuk menarik investor agar bersedia membangun usaha dari tahap awal. Ia juga mendorong kolaborasi triple helix antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah, serta peningkatan kualitas SDM. Sementara itu, peserta Tim Ekspedisi Patriot dari ITS, Iqbal, menyampaikan apresiasi terhadap materi mengenai rantai nilai dan hilirisasi sebagai bekal berharga untuk memahami pengembangan ekonomi daerah dari perspektif sektor swasta.
Bagikan
Berita terkait
Kemdagri Minta Pemda Kreatif Cari Sumber Ekonomi Imbas Penyesuaian TKD
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 18.20
Prabowo Pangkas BUMN, Uang Negara Mau Dialihkan ke Mana?
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.11
Menuju 6 Persen, Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia: Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.15
Menaker Yassierli Tegaskan Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.27