DP 0% Motor Listrik Dinilai Percuma Jika Daya Beli Lemah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat CELIOS Nailul Huda menilai kebijakan DP 0% motor listrik nasional (Molinas) tidak efektif jika daya beli masyarakat tetap lemah. Saat ini, permintaan kendaraan bermotor menurun karena konsumsi masih tertekan dan harga jual masih tinggi meski bunga pembiayaan rendah. Huda menekankan perlunya peningkatan daya beli sekaligus sistem pembayaran untuk mendorong adopsi kendaraan listrik. Sementara itu, PT Adira Dinamika Multi Finance mencatat pembiayaan sepeda motor listrik Rp24 miliar pada Juli 2026 dengan pertumbuhan positif, namun menghadapi risiko seperti fluktuasi harga, tahan baterai, dan penetrasi pasar bekas.
Bagikan
Berita terkait
Soal DP 0% Motor Listrik, Bos Leasing Wanti-Wanti Gagal Bayar Cicilan
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.55
Bos Leasing Angkat Bicara Rencana DP 0% Motor Listrik, Ingatkan Ini
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.30
Subsidi Pembiayaan Molinas Saja Tak Cukup, NPL Multifinance Terancam Bisa Memburuk
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 14.14
Pemerintah Dorong DP 0% Motor Listrik Nasional, INDEF: NPL Bisa Membengkak
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 21.30