Subsidi Pembiayaan Molinas Saja Tak Cukup, NPL Multifinance Terancam Bisa Memburuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Skema DP 0% pembiayaan motor listrik yang digagas pemerintah berpotensi meningkatkan risiko NPL pada perusahaan multifinance. Menurut Nailul Huda dari CELIOS, kemudahan mengambil kredit tanpa uang muka tidak diimbangi dengan penilaian kemampuan konsumen membayar cicilan hingga akhir tenor. Akibatnya, konsumen lebih mudah masuk ke pembiayaan namun tidak menjamin kelancaran pembayaran di kemudian hari. Huda khawatir skema ini membuat konsumen kurang memperhitungkan kewajiban jangka panjang, sehingga meningkatkan kemungkinan kredit bermasalah.
Niko Kurniawan dari Adira Dinamika Multi Finance menyatakan bahwa perusahaan terbuka untuk menyesuaikan kebijakan, namun menekankan pentingnya mempertimbangkan biaya pendanaan, profil risiko konsumen, kondisi pasar, dan ketentuan regulator. Skema DP rendah seperti DP 0% memang dapat meningkatkan akses dan permintaan pembiayaan, namun juga meningkatkan eksposur risiko jika tidak didukung oleh proses underwriting yang memadai.
Secara keseluruhan, kemudahan pembiayaan awal tanpa DP tidak cukup untuk menjamin keberhasilan pembayaran konsumen di masa depan. Perlu adanya keseimbangan antara akses kredit dan pengawasan risiko agar kebijakan ini tidak justru memburukkan kondisi NPL di sektor multifinance.
Bagikan
Berita terkait
Pemerintah Dorong DP 0% Motor Listrik Nasional, INDEF: NPL Bisa Membengkak
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 21.30
DP 0% Motor Listrik Dinilai Percuma Jika Daya Beli Lemah
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 13.20
DP 0% Motor Listrik Menggiurkan, Tapi Cicilan Bisa Bikin Dompet Menjerit
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 21.09
Lihat Peluang dari DP 0% Motor Listrik, Namun Adira Wanti-wanti Soal NPL
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 15.15