DPK Bank RI Mulai Mengerem, Pertumbuhan Turun Jadi 10,94%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPK Bank RI melambat tumbuh 10,94% YoY Agustus 2026, turun dari 11,21% Juli 2026. Pertumbuhan kredit justru mencapai 13,65% YoY, lebih cepat 2,71 poin dibanding DPK. Kondisi ini memicu penurunan alat likuid pada bank-bank agresif menyalurkan kredit. OJK menilai likuiditas nasional masih aman dengan LCR 187,07%, AL/NCD 102,30%, dan AL/DPK 23,00%. Rasio LDR mencapai 88,14%, sedikit membaik dari 88,38% Juli. Sektor utama pendukung kredit: industri pengolahan (16,66%), perdagangan (14,73%), pertanian (6,79%), konstruksi (6,70%), dan pertambangan (5,21%). OJK menargetkan pertumbuhan kredit 2026 10-12% dan DPK 7-9%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 16.10
Kredit Bank RI Melesat 13,56% Tembus Rp9.178 T, Himbara Tertinggi
Berita terkait
LDR Perbankan Naik ke 88,38%, OJK Pastikan Masih Memadai
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 18.45
Kredit Pay Later Bank Tembus Rp31,41 Triliun per Agustus 2026, Pengguna Capai 34 Juta Akun
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.35
OJK: Kredit Perbankan Naik Jadi 13,65% per Agustus 2026, Tapi NPL Mulai Mengintai
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.31
Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.25