DPR Minta Pemerintah Geser Tolok Ukur Beberhasilan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553523/original/031366200_1775981055-gabah1.jpg)
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, meminta pemerintah mengubah tolok ukur keberhasilan ekonomi dari capaian makro menjadi peningkatan daya beli, kesempatan kerja, dan kesejahteraan masyarakat. Strategi yang diusulkan meliputi penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), percepatan hilirisasi sumber daya alam, serta kemandirian energi melalui biodiesel untuk mengurangi impor BBM.
Beberapa poin kunci mencakup optimalisasi program Makan Bergizi Gratis untuk menyerap produk UMKM dan petani, serta penertiban tambang ilegal yang terbukti meningkatkan laba PT Timah hingga 804,7% pada semester I 2026. Terkait RAPBN 2027, pemerintah menargetkan belanja negara Rp 4.097,2 triliun dengan potensi efisiensi pengadaan Rp 360 triliun, serta target penurunan kemiskinan menjadi 6,0%-6,5% dan pengangguran 4,30%-4,87%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 07.35
Pertumbuhan Tahun Depan Dipatok 6%, Ekonom Wanti-wanti Daya Ungkit Ekonomi Lemah
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.02
Merdeka! Ahmad Luthfi: Semangat Kemerdekaan Harus Berbuah Kesejahteraan bagi Rakyat
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.00
Masyarakat Siap-siap! Purbaya Buka Opsi Pungut Pajak Baru Jika Hal Ini Terjadi
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.00
Masyarakat Siap-siap! Purbaya Bakal Pungut Pajak Baru Jika Hal Ini Terjadi
Berita terkait
DPR Minta Pemerintah Geser Tolok Ukur Keberhasilan Ekonomi
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.43
SBY: Target Pertumbuhan 6% Ambisius, Tapi Bukan Berarti Tidak Bisa
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.32
Menperin Fokus Industrialisasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.28
RAPBN 2027, Purbaya Bidik Setoran Pajak-Bea Cukai Rp2.908 T
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.14