DPR-Pemerintah Sepakat Pangkas Subsidi BBM-LPG Jadi Rp261,5 T di 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah memutuskan memangkas alokasi subsidi energi dalam RAPBN 2027 sebesar Rp261,5 triliun, yang merupakan penurunan Rp11,44 triliun dari usulan awal sebesar Rp272,94 triliun. Pangkalan subsidi ini mencakup bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tabung 3 kg. Dari total alokasi tersebut, subsidi khusus untuk BBM dan LPG tabung 3 kg ditetapkan sebesar Rp131,39 triliun, dengan komposisi subsidi Jenis BBM Tertentu (JBT) sebesar Rp28,34 triliun dan subsidi LPG tabung 3 kg sebesar Rp103,05 triliun. Penurunan alokasi ini didorong oleh proyeksi penurunan volume penyaluran, khususnya untuk LPG tabung kg dan JBT solar. Volume BBM dan LPG yang diproyeksikan masing-masing sebesar 19.561 ribu kiloliter dan 8.000 ribu ton, sementara subsidi tetap untuk minyak solar ditetapkan pada Rp1.000 per liter. Meskipun ada pemotongan, total alokasi subsidi energi 2027 masih lebih tinggi dibandingkan proyeksi realisasi pada 2026 yang sebesar Rp227,25 triliun. Sementara itu, alokasi subsidi listrik tetap sebesar Rp117,84 triliun dan subsidi listrik kurang bayar untuk 2025 sebesar Rp12,26 triliun disepakati tanpa perubahan dari usulan awal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 12.40
Pemerintah dan Banggar DPR Pangkas Anggaran Subsidi BBM-LPG 2027
Detik.com · 24 September 2026 pukul 13.41
Subsidi Energi 2027 Dipangkas Rp 11,4 T, Jatah BBM-LPG 3 Kg Menyusut
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 16.28
Banggar DPR RI sepakati asumsi makro dan postur RAPBN 2027
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.41
Perkuat Tata Kelola, Pertamina-KPK Jaga Pasokan BBM dan LPG RI
Berita terkait
Anggaran Subsidi Energi Naik 20 Persen Jadi Rp272,94 T di RAPBN 2027
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.11
Subsidi Energi dan Nonenergi pada 2027 Dianggarkan Rp 387,9 Triliun
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 13.48
Anggaran Subsidi Energi 2027 Naik, Prabowo Siapkan Rp28,7 T Buat BBM
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Realisasi Subsidi dan Kompensasi Energi Capai Rp 331,4 T hingga Agustus 2026
kumparan · 18 September 2026 pukul 11.31