Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

DPR RI menyetujui pembahasan lanjutan RAPBN 2027

DPR RI menyetujui pembahasan lanjutan RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Beberapa fraksi menyampaikan pandangan terkait program dan anggaran. Fraksi PDIP menyoroti alokasi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp242 triliun, menekankan pentingnya prinsip tepat sasaran dan pengelolaan yang efisien agar mencapai anak sekolah di daerah terpencil. Fraksi Partai Golkar mendukung target pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6 persen, namun meminta strategi pemerintah untuk mencapai pertumbuhan yang berkualitas melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteran masyarakat. Fraksi Partai Gerindra mendukung peningkatan rasio pajak dari 9,31 persen pada 2025 menjadi 10,4 persen pada 2027, serta mendorong agar rasio pajak tetap konsisten di angka dua digit seiring pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah menetapkan beberapa asumsi dasar ekonomi makro dalam RAPBN 2027. Pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan mencapai 6 persen secara year on year, sementara inflasi diperkirakan terjaga pada kisaran 2,5 persen. Suku bunga SBN 10 tahun diproyeksikan sebesar 6,9 persen, dan nilai tukar rupiah diperkirakan berada pada Rp17.500 per dolar AS. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan sebesar 75 dolar AS per barel, dengan lifting minyak 610.000 barel per hari dan lifting gas 954.000 barel setara minyak per hari.

Dari sisi target pembangunan, kemiskinan ditargetkan turun menjadi 6,0-6,5 persen pada 2027, dibandingkan 6,5-7,5 persen pada 2026. Tingkat pengangguran terbuka diperkirakan berada pada 4,30-4,87 persen, sementara rasio gini ditargetkan membaik menjadi 0,362-0,367. Indeks modal manusia juga diharapkan meningkat menjadi 0,575 pada 2027.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait