DPR Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Diberi Tenggat 10 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta DPR untuk menyampaikan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025 yang belum diterima oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Laporan ini seharusnya sudah diserahkan setelah laporan Panja dibuat pada 20 Juli 2026, namun hingga 20 Agustus 2026, tepat satu bulan, laporan belum diterima. Anggota Banggar Dolfie Othniel Frederic menyampaikan kekecewaan karena penundaan ini, menginginkan laporan segera diserahkan untuk keperluan perencanaan 2027. Dalam rapat kerja dengan agenda pembahasan RUU tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN TA 2025, Dolfie menekankan pentingnya laporan ini sebagai dasar evaluasi kebijakan keuangan pemerintah. Purbaya menjawab bisa menyelesaikan laporan dalam dua minggu ke depan, namun meminta waktu satu minggu untuk diskusi internal. Akhirnya, Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah memutuskan memberikan tenggat waktu 10 hari bagi Kementerian Keuangan untuk menyampaikan laporan profil utang tersebut. Purbaya menyetujui waktu 10 hari ini sebagai batas akhir pengiriman laporan kepada DPR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 22.00
Bukan Rp480 Triliun, Purbaya Pastikan Anggaran MBG 2027 Cuma Rp240 Triliun
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 08.08
Api Karhutla Terus Muncul, Rajiv DPR Minta Kemenkeu Cairkan Anggaran Darurat Rp 290 Miliar
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 22.09
Purbaya: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 17.27
Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik Rp3 Juta/Unit, Kapan Diberikan?
Berita terkait
Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK dan Danantara
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.45
Menkeu Ungkap Hasil Rapat Dengan Pimpinan DPR, OJK-Danantara Pagi Ini
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.50
Menkeu, Bos BI, OJK dan Danantara Dipanggil DPR Pagi Ini, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 13.49
Doktor Dedi Kurnia: Pencopotan Purbaya Jelas Kurang Tepat, Dia Punya...
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.48