Dua ABK RI Korban Serangan Misil di Selat Hormuz Berhasil Dipulangkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua anak buah kapal (ABK) Indonesia yang menjadi korban serangan misil di Selat Hormuz berhasil dipulangkan ke Tanah Air. Mereka bekerja di kapal tanker MT Belma yang mengalami dua kali serangan misil pada 15 dan 17 Juli 2026 saat berlayar menuju Kharg Island Anchorage. Serangan merusak bagian funnel dan mesin kapal, menyebabkan kapal terombang-ambing hingga akhirnya dievakuasi ke Pulau Kharg, Iran. Kedua ABK tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 18.30 WIB, dikawal oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Proses pemulangan melibatkan perusahaan keagenan awak kapal, pemilik kapal, otoritas setempat, dan Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri. Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub, Samsuddin, menegaskan komitmen pemerintah melindungi pelaut Indonesia dalam situasi darurat akibat konflik atau gangguan keamanan di perairan internasional.
Bagikan
Berita terkait
Punya Rute Lain, Ekspor Minyak Negara Teluk Dekati Level sebelum Perang
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 22.58
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Qalibaf Peringatkan Tak Ada Pihak di Kawasan yang Bisa Jual Minyak jika Iran Tidak Bisa
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 11.31
Mojtaba Khamenei Tiba-Tiba Muncul, Beri Pesan ke Amerika
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 22.00