Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi Palsu, Kerugian Konsumen Capai Rp 89 Triliun

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan penjualan beras fortifikasi tidak sesuai standar (TMS) terbongkar dua kali, yakni pada 2025 dan 2026. Kerugian konsumen pada 2026 mencapai Rp 89 triliun, dibandingkan 2025 sebesar Rp 98 triliun. Dari total beras yang beredar, 90 persen tidak memenuhi standar. Konsumsi beras fortifikasi tidak sesuai standar mencapai 30 persen atau 9,2 juta ton per tahun. Harga jual rata-rata Rp 22.000 per kg, sementara harga wajar Rp 13.500 per kg, menyisakan selisih Rp 9.695 per kg. Dengan mengalikan selisih tersebut terhadap 9,2 juta ton, total kerugian diperkirakan Rp 89 triliun. 25 merek beras fortifikasi tidak sesuai standar terdeteksi melalui uji laboratorium. Harga tertinggi ditemukan pada beras merek WFO sebesar Rp 57.600 per kg, jauh di atas harga wajar Rp 13.500 per kg. Penindakan dilakukan bersama Satuan Tugas Pangan Polri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait