Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi Palsu, Kerugian Konsumen Capai Rp 89 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9348548/original/058511000_1789448761-IMG_3862.jpeg)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan penjualan beras fortifikasi tidak sesuai standar (TMS) terbongkar dua kali, yakni pada 2025 dan 2026. Kerugian konsumen pada 2026 mencapai Rp 89 triliun, dibandingkan 2025 sebesar Rp 98 triliun. Dari total beras yang beredar, 90 persen tidak memenuhi standar. Konsumsi beras fortifikasi tidak sesuai standar mencapai 30 persen atau 9,2 juta ton per tahun. Harga jual rata-rata Rp 22.000 per kg, sementara harga wajar Rp 13.500 per kg, menyisakan selisih Rp 9.695 per kg. Dengan mengalikan selisih tersebut terhadap 9,2 juta ton, total kerugian diperkirakan Rp 89 triliun. 25 merek beras fortifikasi tidak sesuai standar terdeteksi melalui uji laboratorium. Harga tertinggi ditemukan pada beras merek WFO sebesar Rp 57.600 per kg, jauh di atas harga wajar Rp 13.500 per kg. Penindakan dilakukan bersama Satuan Tugas Pangan Polri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.35
Izin Usaha Produsen Beras Fortifikasi yang Tak Penuhi Syarat Bisa Dicabut
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 13.33
Waspada Beras Palsu! Mentan Rilis Daftar 25 Beras Fortifikasi Abal-abal di Pasaran
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.09
Mentan Umumkan Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Palsu
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.00
Amran Ungkap Merek Beras Fortifikasi Tak Penuhi Syarat, Konsumen Rugi Rp 89 T
Berita terkait
25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar, Ini Namanya
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.12
Amran Bongkar 25 Merek Terlibat Praktik Pelanggaran Beras Fortifikasi
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.01
Mentan Ungkap Modus Penipuan Kualitas Beras yang Rugikan Konsumen Rp 100 T
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.55
Mentan Amran Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah Ditarik dari Pasaran
kumparan · 15 September 2026 pukul 15.01