Mentan Amran Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah Ditarik dari Pasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mentran Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan 25 merek beras fortifikasi tidak memenuhi standar SNI 9314:2024 dan SNI 9372:2025. Produk yang disebut-sebut tidak sesuai label dan kandungan yang tercantum. Pemerintah memerintahkan penarikan produk, pencabutan izin, dan proses hukum terhadap pelaku. Temuan ini berawal dari pengujian di laboratorium IPB Bogor, BRMP, SIG, dan Eurofins. Harga beras fortifikasi yang seharusnya Rp13.000-Rp13.500/kg dibeli hingga Rp57.000/kg, menyebabkan kerugian konsumen diperkirakan Rp89 triliun. Beras fortifikasi ditujukan untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan masyarakat miskin, bukan publik umum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 September 2026 pukul 15.16
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Curang, Harga Rp 13.000 Dijual Rp 57.000 per Kilogram
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 14.00
Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi Palsu, Kerugian Konsumen Capai Rp 89 Triliun
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.19
25 Merek Beras Fortifikasi yang Kandungannya tidak Sesuai Label, Ini Daftarnya
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.06
25 Merek Beras Fortifikasi Curang, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Berita terkait
Rakyat Tertipu Beras Fortifikasi, Amran: Katanya Bervitamin Ternyata Tidak
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 17.22
Izin Usaha Produsen Beras Fortifikasi yang Tak Penuhi Syarat Bisa Dicabut
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.35
Amran Ungkap Merek Beras Fortifikasi Tak Penuhi Syarat, Konsumen Rugi Rp 89 T
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.00
25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar, Ini Namanya
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.12