Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Duit Warga RI Lenyap Rp 16.480 T Kena Scam

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, menyatakan bahwa satu dari dua orang Indonesia pernah terkena penipuan digital dalam setahun terakhir. Akibatnya, Indonesia menjadi negara kedua paling rentan terhadap penipuan (scam) di dunia menurut Global Fraud Index 2026. Estimasi total kerugian akibat penipuan yang mengarah ke Indonesia mencapai Rp 16.480 triliun. Filianingsih menjelaskan bahwa pelaku scam tidak lagi mengandalkan keahlian hacking, tetapi lebih menggunakan teknik social engineering atau manipulasi psikologis untuk mengelabui korban. Contohna, seperti pesan WhatsApp palsu yang mengaku ada transaksi mencurigakan, lalu meminta kode PIN atau nomor rekening. Berbagai modus penipuan seperti call center palsu, OTP scam, rekening palsu, hingga link donasi fiktif juga sering digunakan. Untuk menghadapi ancaman ini, BI membentuk departemen khusus untuk pengawasan sistem pembayaran dan perlindungan konsumen guna menjaga stabilitas sistem keuangan digital nasional.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait