Duit Warga Lenyap Rp 16.480 T Kena Scam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, menyatakan bahwa satu dari dua orang Indonesia terpapar penipuan digital dalam setahun terakhir. Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara paling rentan terhadap penipuan (scam) menurut Global Fraud Index 2026. Estimasi total kerugian akibat penipuan mencapai Rp 16.480 triliun. Penipuan tidak lagi bergantung pada keahlian hacking, melainkan menggunakan teknik social engineering atau manipulasi psikologis untuk mengelabui korban. Contoh metode yang umum meliputi pesan WhatsApp palsu yang mengklaim transaksi mencurigakan, call center tiruan, OTP scam, rekenking palsu, dan link donasi fiktif. Korban cenderung panik dan memberikan informasi pribadi seperti PIN atau nomor rekening.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.12
Jangan Panik! Bos BI Beberkan 'Jurus Jitu' Agar Tak Jadi Korban Scam
Berita terkait
Duit Warga RI Lenyap Rp 16.480 T Kena Scam
Detik.com · 5 September 2026 pukul 18.15
BI Purwokerto perkuat edukasi pelindungan konsumen di DCF 2026
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 22.12
Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Laporan Scam Tertinggi di Indonesia, Tembus 131 Ribu
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.00
Duit Warga RI Rp 9,1 Triliun Dimaling, 1.000 Korban Tiap Hari
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 19.15