Dunia Tertekan, OECD Justru Naikkan Proyeksi Ekonomi RI 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OECD menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 0,5 poin persentase. OJK menilai kenaikan ini menunjukkan kepercayaan global terhadap daya tahan ekonomi nasional di tengah tekanan dunia. Faktor utama pendorong pertumbuhan adalah inflasi domestik yang stabil, konsumsi dalam negeri yang kuat, serta fundamental sektor keuangan yang solid.
Kondisi Indonesia kontras dengan situasi global yang tertekan. Pertumbuhan ekonomi dunia 2026 diprediksi lebih rendah dari 2025 akibat eskalasi geopolitik dan fenomena El Nino yang memicu kenaikan harga pangan serta komoditas pertanian. Meski demikian, OJK memastikan sektor jasa keuangan Indonesia tetap stabil menghadapi ketidakpastian tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 14.40
OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan RI Sepanjang Tahun Ini Masih Tetap Terjaga
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 20.45
Ekonomi Indonesia Menguat, Inflasi Terkendali hingga Manufaktur Ekspansif
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 20.51
Inflasi Terjaga, Suahasil Harap Dunia Usaha Kembali Genjot Produksi
Berita terkait
OJK Ungkap Industri Manufaktur RI Lesu Lagi, PMI Turun ke 49,8
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 22.23
Bos OJK Blak-blakan Kondisi Sektor Keuangan RI di Tengah Gejolak Global
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Inflasi Juli 2026 Diproyeksikan Melandai
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 19.45
Suku Bunga Global Belum Mau Turun, OJK Wanti-wanti Pasar RI
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 14.19