Ekonom Dorong Pendataan Bansos Pakai Sistem Coretax agar Tepat Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah didorong untuk memanfaatkan sistem Coretax milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam pendataan penyaluran bantuan sosial (Bansos). Menurut ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar, penggunaan Coretax dapat mengurangi potensi kesalahan data dalam penentuan penerima bansos. Coretax dapat mencatat data pendapatan, pengeluaran, dan profil aset seluruh warga negara secara akurat.
Sistem ini memungkinkan pemerintah untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan bansos berdasarkan data riil, bukan sekadar estimasi atau pemodelan statistik yang rentan kesalahan. Warga yang pendapatan atau asetnya di bawah garis kemiskinan dapat melaporkan kondisi keuangan melalui Coretax, sehingga negara dapat langsung mengidentifikasi dan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
Sebaliknya, bagi masyarakat yang perekonomiannya sudah membaik, sistem akan otomatis menyesuaikan statusnya menjadi pembayar pajak. Menurut Wahyudi, sistem ini mirip konsep 'tax benefit' di negara lain, di mana warga yang miskin secara otomatis mendapatkan bantuan dari negara berdasarkan data yang dilaporkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 21.54
Coretax Diusulkan Jadi Acuan Ukur Tingkat Pendapatan Penerima Bansos
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.50
Coretax Bisa Jadi Acuan Pemerintah Ukur Tingkat Kemiskinan
Berita terkait
Warga Tak Dapat Bansos Beras Gegara Desil, Bos Bulog Bilang Begini
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.00
Jadwal dan Cara Cek Bansos Tahap 3 2026, Cair Rp 600.000
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.30
Cara Cek Kelayakan Bansos Online dan Syarat Penerimanya
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 09.30
Target Penerimaan Pajak Tahun Depan Naik, Purbaya Komitmen Perbaiki Sistem
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 20.36