Ekonom nilai stimulus kuartal IV efektif jadi bantalan daya beli
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai stimulus fiskal kuartal IV 2026 efektif sebagai bantalan daya beli masyarakat. Stimulus ini menghadapi inflasi September 2026 sebesar 3,28 persen, dipengaruhi kenaikan harga pangan, energi, dan faktor pasokan. Pemerintah menyiapkan bantuan beras 10 kg/bulan selama 3 bulan untuk 33,24 juta keluarga desil 1-4 dengan anggaran Rp17,5 triliun, serta subsidi upah Rp300 ribu/bulan untuk 13,3 juta pekerja dengan anggaran Rp12 triliun. Josua menekankan bahwa bantuan pangan mengurangi pengeluaran pokok, sedangkan bantuan upah meningkatkan pendapatan. Efektivitas stimulus bergantung pada kecepatan pencairan dan kestabilan harga. Jika disalurkan sejak Oktober, dampaknya lebih besar menjelang Natal dan Tahun Baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 12.19
Downgrade: Jeda Kantor Pilih Nongkrong di Trotoar
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 07.44
Daftar Paket Stimulus Ekonomi Rp31 T yang Disiapkan Pemerintah
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 09.03
Inflasi 3,28%, Wamenkeu Pede Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga
Berita terkait
Dorong Daya Beli Masyarakat, Prabowo Siapkan Bantuan Pangan & Subsidi Upah Kuartal IV
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 10.45
Usai Beras Sumbang Inflasi, Bos Bulog Datangi Pasar Cipinang-Ucap Ini
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.20
Menko Airlangga: Sinyal Ekonomi Indonesia Makin Solid
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.20
Inflasi Ada di Angka 3,28 %, Wamenkeu Juda Agung Sebut Belum Berdampak ke Daya Beli
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 19.45