Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom Optimistis Ekonomi RI, Publik Malah Makin Pesimistis

Survei Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PP ISEI) yang melibatkan 4.012 responden berlatar belakang ekonomi dan bisnis menunjukkan optimisme terhadap perekonomian Indonesia. Indeks persepsi pertumbuhan ekonomi pada semester I-2026 mencapai 60, dan meningkat menjadi 62,3 pada semester II-2026. Para ekonom juga optimis terhadap kinerja ekspor dengan indeks 60,3 pada semester I dan 62 pada semester II. Namun, keyakinan terhadap pengangguran dan inflasi masih rendah. Indeks kepastian hukum hanya mencapai 53,4, menunjukkan ketidakpastian dalam penjaminan kepastian hukum oleh pemerintah. Tantangan utama yang dihadapi meliputi daya beli masyarakat, kenaikan harga pangan dan energi, serta defisit APBN. Berbeda dengan persepsi optimis para ekonom, survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Juli 2026 menunjukkan 49,4% masyarakat menilai kondisi ekonomi nasional buruk atau sangat buruk, sementara hanya 15,7% yang menilainya baik atau sangat baik. Perbedaan ini dijelaskan oleh perbedaan karakteristik responden, di mana survei ISEI menggunakan purposive sampling dengan fokus pada responden berlatar belakang ekonomi, sementara survei SMRC menggunakan responden yang dipilih secara acak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait