Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tak Dimulai dari Nol, Kemenkeu Beberkan Arah Kebijakan RAPBN 2027

Kementerian Keuangan menyatakan Rencana Awalan Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 tidak akan disusun dari nol, melainkan didasarkan pada realisasi ekonomi dan pelaksanaan anggaran pada 2026. Direktur Jendral Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardianto, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,45 persen pada semester I 2026, yang merupakan angka tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Pertumbuhan ini mencerminkan ketahanan ekonomi nasional meskipun menghadapi ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi global.

Beberapa sektor ekonomi masyarakat juga menunjukkan perbaikan, seperti penjualan semen, mobil, motor, dan listrik. Ferry menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, sehingga pemerintah dapat memanfaatkan kondisi ini untuk merencanakan kebijakan fiskal yang lebih efektif.

APBN 2026 sebelumnya difokuskan untuk memperkuat fondasi dan ketahanan ekonomi. Sementara itu, RAPBN 2027 diarahkan untuk mempercepat hasil dari fondasi tersebut guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan ini akan tetap menjaga kesehatan keuangan negara agar berkelanjutan.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait