Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9%-5,7%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 sebesar 4,9%-5,7% dengan ketahanan eksternal yang kuat. Indonesia memiliki surplus perdagangan US$3,58 miliar (Jan-Jun 2026), cadangan devisa US$145,3 miliar (setara 5,3-5,5 bulan impor), serta net inflow investasi portofolio asing US$1,8 miliar (KQ3 2026-Aug 2026). IMF mempertahankan proyeksi 5% untuk 2026, naik menjadi 5,1% pada 2027. Pertumbuhan global diproyeksikan 3% pada 2026, turun dari 3,5% 2025, akibat guncangan energi Perang Iran meski terimbangi investasi AI. Harga minyak diprediksi naik 32% 2026, inflasi global 4,7%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.47
Kredit Perbankan di Juli 2026 Makin Gacor, Tumbuh 13,58 Persen
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 15.45
BI Prediksi Suku Bunga the Fed Naik
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.33
Investasi Asing Masuk RI Tembus US$1,8 Miliar per Agustus 2026
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 14.40
BI: Prospek ekonomi global masih lemah, ketidakpastian tetap tinggi
Berita terkait
Pemerintah nyatakan cadangan devisa aman senilai 145,3 miliar dolar AS
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 19.50
Rupiah Menguat ke 17.897 per Dolar AS, Cadangan Devisa Jadi Penopang
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.00
Ditopang Cadev USD145,3 Miliar, Rupiah Unjuk Gigi ke Rp17.897
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 17.05
BI: Cadangan devisa akhir Juli stabil sebesar 145,3 miliar dolar AS
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 11.14