Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9%-5,7%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 sebesar 4,9%-5,7% dengan ketahanan eksternal yang kuat. Indonesia memiliki surplus perdagangan US$3,58 miliar (Jan-Jun 2026), cadangan devisa US$145,3 miliar (setara 5,3-5,5 bulan impor), serta net inflow investasi portofolio asing US$1,8 miliar (KQ3 2026-Aug 2026). IMF mempertahankan proyeksi 5% untuk 2026, naik menjadi 5,1% pada 2027. Pertumbuhan global diproyeksikan 3% pada 2026, turun dari 3,5% 2025, akibat guncangan energi Perang Iran meski terimbangi investasi AI. Harga minyak diprediksi naik 32% 2026, inflasi global 4,7%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 13.00
Bank Indonesia Menahan Bunga, tetapi Jangan Biarkan Ekonomi Tertahan
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 12.56
Defisit Transaksi Berjalan RI Capai USD 12,5 Miliar, 3,3 Persen dari PDB
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 12.20
Defisit Transaksi Berjalan RI Melebar Jadi US$3,6 Miliar di Kuartal II
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 11.10
BI: Neraca pembayaran triwulan II 2026 defisit 0,9 miliar dolar AS
Berita terkait
BI Catat Modal Asing Masuk US$400 Juta di Tengah Gejolak Global
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 13.02
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis US$454,8 Miliar di Juli 2026
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 12.31
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 00.07
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global dan Dinamika Pasar Keuangan
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 05.10