Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29%, Saiq Iqbal Soroti Sektor Manufaktur

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada kuartal II 2026, didorong kuatnya konsumsi rumah tangga (53,32% kontribusi PDB, tumbuh 5,06%) dan konsumsi pemerintah (15,97%). Namun, Pertumbuhan ini dinilai belum berkualitas karena penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur rendah. Industri pengolahan hanya menambah 9.000 pekerja, sementara sektor perdagangan justru kehilangan 128.000 pekerja. Mayoritas lapangan kerja baru terbentuk di sektor jasa, akomodasi, makan-minum, dan transportasi, menandakan investasi cenderung mengalir ke sektor tidak padat karya.

Presiden KSPI Said Iqbal menyoroti berhentinya ekspansi perusahaan tekstil dan garmen, bahkan sebagian menutup usaha. Ia mendorong pemerintah mempercepat reindustrialisasi, khususnya di industri tekstil dan garmen, untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja manufaktur. Selain itu, Iqbal meminta deregulasi untuk memperbaiki iklim investasi, termasuk penyederhanaan regulasi dan penanganan mahalnya bahan baku industri tekstil.

Sementara itu, komponen Pembentuk Modal Tetap Bruto (PMTB) berkontribusi 29,36% dengan pertumbuhan 6,87%, didorong investasi kendaraan (26,03%) dan peralatan (16,18%). Net ekspor memberikan kontribusi negatif sebesar 0,78%, menunjukkan sektor ekspor belum signifikan mendukung pertumbuhan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait