Rupiah Menang Lawan Dolar AS, Ditutup Menguat ke Rp17.910
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah ditutup menguat 0,08% ke Rp17.910 per dolar AS pada perdagangan Kamis (6/8/2026), melanjutkan kenaikan 0,50% hari sebelumnya. Sepanjang hari, rupiah bergerak stabil di rentang Rp17.890–17.922 dan berakhir 15 poin lebih kuat dari penutupan sebelumnya. Penguatan ini terjadi meski indeks dolar AS (DXY) berbalik naik tipis 0,07% ke 99,749, namun masih di bawah level psikologis 100.
Sentimen positif didorong oleh data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 yang mencapai 5,29% year-on-year, melebihi konsensus pasar 5,12%. Meskipun melambat dari kuartal I (5,61%), pertumbuhan kuartalan membaik jadi 3,58% dari kontraksi -0,77%. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan 2026 di kisaran 4,9%–5,7%, didukung permintaan domestik dan sinergi kebijakan moneter-fiskal.
Secara eksternal, DXY tertekan oleh turunnya harga minyak yang menurunkan ekspektasi inflasi AS, serta data ketenagakerjaan swasta AS yang lebih lemah dari perkiraan. BI menegaskan komitmen memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas sambil mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.00
Rupiah Menguat ke 17.897 per Dolar AS, Cadangan Devisa Jadi Penopang
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 17.05
Ditopang Cadev USD145,3 Miliar, Rupiah Unjuk Gigi ke Rp17.897
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.48
Cadangan Devisa RI per Juli 2026 Stagnan di USD145 Miliar, BI Ungkap Pengaruh Domestik dan Global
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 12.27
Rupiah Dibuka Melemah ke 17.935 terhadap Dolar AS, Begini Prediksi Hari Ini
Berita terkait
BI dorong masyarakat menghormati rupiah sebagai simbol negara
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.10
Rupiah Dibuka Melemah 0,17%, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.780
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.06
Rupiah Ditutup Menguat Ditopang Sentimen Destry Damayanti dan Data Ekonomi
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.45