Eks Karyawan Sritex Teriak Belum Merdeka: Banyak Teman Kami Meninggal dalam Penantian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para mantan karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menggelar upacara HUT RI ke-81 di bekas pabrik mereka di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 17 Agustus 2026. Upacara ini menjadi bentuk protes atas pembayaran pesangon yang belum cair sejak pemutusan hubungan kerja. Koordinator aksi, Agus Wicaksono, menyatakan mereka belum merdeka karena hak-hak terhambat, dan mendesak kurator mempercepat pemberesan aset agar pesangon segera dibayarkan.
Ketidakpastian ini berdampak besar, dengan banyak mantan pekerja meninggal dalam penantian. Para eks pekerja juga mengharapkan pemerintah turun tangan melalui BPI Danantara untuk mengambil alih pabrik menjadi BUMN khusus tekstil dan garmen, sebagai jalan keluar bagi ribuan pekerja. Advokasi tim eks pekerja, Machasin Rohman, menilai keterlibatan Danantara bisa membantu menyelesaikan masalah.
Proses lelang aset oleh kurator masih stagnan. Aset telah diajukan ke KPKNL Surakarta, tetapi belum tercantum di situs lelang, sehingga belum ada perkembangan. Pertemuan rutin dengan kurator terus dilakukan setiap tiga bulan, namun para eks pekerja menegaskan mereka tidak akan mengabaikan perjuangan hak mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.03
Kemerdekaan RI, Eks Karyawan Sritex Harap Danantara Bantu Selesaikan Pesangon
Berita terkait
Pengadilan Singapura Tiba-Tiba Beri Putusan soal Sritex, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.40
Negara Ini Dikecam karena Bantai 23 Gajah untuk Hidangan Perayaan Kemerdekaan
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 14.13
Keffiyeh untuk Megawati, Pesan Kemerdekaan Palestina Kembali Disuarakan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 19.08
Sejarah Hari Bhakti Postel yang Diperingati Hari Ini di Bandung
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 08.00