Ekspor Minyak Iran Anjlok Jadi Nol, Perang Lumpuhkan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati, mengonfirmasi bahwa ekspor minyak Iran telah turun menjadi nol sebagai akibat perang dan sanksi internasional yang diterapkan terhadap negaranya. Meskipun kehilangan sumber pendapatan utama, pemerintah dan bank sentral telah melakukan persiapan untuk menghadapi kondisi ini. Hemmati juga menyatakan bahwa cadangan devisa Iran telah dibekukan oleh Amerika Serikat, sehingga tidak dapat diakses. Ia menjelaskan bahwa berbeda dengan Irak dan Qatar yang masih bisa mengakses cadaranannya, Iran justru diblokir oleh AS. Selain itu, dana yang seharusnya dilepaskan berdasarkan Islamabad Memorandum pada Juni belum juga dibebaskan, meskipun kesepakatan kerangka perdamaian pernah disepakati.
Bagikan
Berita terkait
Qatar Peringatkan Efek Ngeri Perang Iran: Berapa Lama Lagi Ekonomi Dunia Sanggup Bertahan?
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 06.00
AS Hanya Incar Kemenangan Simbolis dalam Perang Iran
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 01.10
Perang Iran Meluas, Trump Cari Jalan Keluar Lewat Negosiasi
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.17
Harga Minyak Turun 1% Usai Pasokan Arab Saudi Kembali Meningkat
kumparan · 23 September 2026 pukul 09.33