Ekspor Minyak Iran Anjlok Jadi Nol, Perang Lumpuhkan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati, mengonfirmasi bahwa ekspor minyak Iran telah turun menjadi nol sebagai akibat perang dan sanksi internasional yang diterapkan terhadap negaranya. Meskipun kehilangan sumber pendapatan utama, pemerintah dan bank sentral telah melakukan persiapan untuk menghadapi kondisi ini. Hemmati juga menyatakan bahwa cadangan devisa Iran telah dibekukan oleh Amerika Serikat, sehingga tidak dapat diakses. Ia menjelaskan bahwa berbeda dengan Irak dan Qatar yang masih bisa mengakses cadaranannya, Iran justru diblokir oleh AS. Selain itu, dana yang seharusnya dilepaskan berdasarkan Islamabad Memorandum pada Juni belum juga dibebaskan, meskipun kesepakatan kerangka perdamaian pernah disepakati.
Bagikan
Berita terkait
Apa Saja Sanksi yang Dijatuhkan AS terhadap Iran sejak Perang Dimulai?
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 19.32
Ekonomi UEA Terdampak Perang Iran, Benarkah di Ujung Krisis?
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.43
Sempat Ambruk Usai Perang Iran, Emas Mendadak Rebound ke USD4.400
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.40
Survei Warga AS, Tingkat Dukungan terhadap Trump Anjlok ke Rekor Terendah 33%
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 06.24