Qatar Peringatkan Efek Ngeri Perang Iran: Berapa Lama Lagi Ekonomi Dunia Sanggup Bertahan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Qatar mengeluarkan peringatan keras mengenai dampak negatif perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terhadap perekonomian dunia. Dalam pernyataan resminya, Qatar menyatakan bahwa beban krisis akibat konflik ini telah mencapai tingkat yang tidak lagi tertahankan oleh perekonomi internasional. Qatar, yang berperan sebagai mediator utama antara Washington dan Teheran, mendesak kedua belah pihak untuk segera mencapai kesepakatan gencatan senjata guna mencegah krisis yang semakin dalam, terutama menjelang musim dingin. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Dr. Majed Al Ansari, menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait daya tahan perekonomi global yang tertekan akibat perang yang berlangsung sejak akhir Februari lalu. Dalam konferensi pers di Doha, ia menanyakan seberapa lama lagi perekonomi internasional mampu menahan dampak konflik di kawasan Teluk tersebut. Dr. Majed juga mengungkapkan bahwa perundingan diplomasi terus berlangsung, dengan Qatar aktif menyampaikan pesan kunci antara kedua belah pihak untuk menjembatani perbedaan yang tajam. Upaya mediasi ini menjadi bagian dari upaya internasional untuk mencegah eskalasi konflik yang dapat memicu krisis multi-sektor yang lebih luas di kawasan dan global.
Bagikan
Berita terkait
AS Harus Terima 4 Kenyataan Akibat Perang Iran, dari Reputasi Rusak hingga Harus Akui Kekalahan
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 03.03
3 Cara Perang Iran Ubah Ekonomi Dunia, China Paling Untung Besar
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 12.28
6 Bulan Perang Iran, Trump dan Dunia Hadapi 6 Konsekuensi Pedih
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 10.30
Qatar Serukan Dunia Tekan Israel yang Ogah Setop Serangan di Gaza
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.07