Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Elon Musk Menang, Paltform Twitter Dipaksa Ganti Nama

Startup Operation Bluebird terpaksa mengganti nama platform media sosialnya dari Twitter.now menjadi Tweet.app setelah pengadilan Distrik Delaware memerintahkan penggunaan merek Twitter dilarang. Hakim Colm F. Connolly menyatakan penggunaan nama Twitter oleh Operation Bluebird berpotensi menimbulkan kebingungan konsumen dan melanggar hak merek dagang X Corp., perusahaan milik Elon Musk. Putusan ini merupakan bagian dari sengketa merek dagang antara kedua pihak. Dalam penetapannya, hakim memungkinkan Operation Bluebird menggunakan istilah 'tweet' dan logo burung biru karena X Corp. dinilai telah menghentikan penggunaan keduanya. Namun, merek Twitter tetap dilindungi karena domain Twitter.com masih dikelola X Corp. dan pengguna masih sering merujuk platform X sebagai Twitter. Elon Musk mengganti nama Twitter menjadi X pada 2023 setelah mengambil alih perusahaan tersebut. Operation Bluebird kemudian berupaya mendapatkan hak atas merek terkait melalui jalur hukum. Sementara itu, Tweet.app telah mulai beroperasi dengan membuka pendaftaran daftar tunggu. Platform ini mencatat sekitar 172.000 pengguna yang mendaftar dan melakukan reservasi nama pengguna dengan biaya US$20. Operation Bluebird juga menawarkan paket Fighter seharga US$40 yang memberikan fasilitas tambahan seperti nomor khusus, lencana pendiri, dan ketapel eksklusif. Sengketa merek dagang antara kedua pihak belum berakhir dan perkara selanjutnya akan menentukan apakah X Corp. dapat mempertahankan hak atas merek Twitter.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait