Twitter Hidup Lagi! Mantan Orang Dalam Bikin Lawan X
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Platform media sosial baru bernama Twitter.now diluncurkan oleh kelompok yang dipimpin mantan penasihat hukum Twitter sebelum akuisisi oleh Elon Musk. Proyek ini dikembangkan melalui perusahaan rintasan Operation Bluebird dan mempertahankan identitas visual Twitter sebelum 2022, termasuk warna biru dan logo burung dengan tambahan bulu. Namun, peluncuran ini terjadi di tengah sengketa hukum dengan Musk dan X terkait penggunaan merek Twitter. Pada April, Hakim Pengadilan Distrik Colm Connolly belum menemukan bukti kredibel mengenai penggunaan merek tersebut oleh X, memberikan ruang bagi kelompok ini untuk meluncurkan platform baru. Twitter.now secara eksplisit menyatakan tidak berafiliasi dengan X Corp.
Berbeda dengan kebanyakan platform media sosial yang gratis, Twitter.now menerapkan sistem berbayar. Pengguna harus membayar setidaknya US$20 (sekitar Rp355.000) untuk mendapatkan akses dan status sebagai pendiri. Biaya ini bertujuan mengurangi keberadaan bot dan menjaga independensi platform. Operation Bluebird juga mengembangkan fitur AI bernama Vera (Veracity Engine for Real-time Analysis) untuk memverifikasi fakta dalam unggahan, meskipun teknologi ini mas masih dalam tahap awal pengembangan dengan keterbatasan tertentu. Saat ini, akses Twitter.now masih terbatas dan akan diperluas pada tahap berikutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 10.32
Twitter Comeback Jadi Medsos Usai Ditinggalkan Elon Musk
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 19.01
Medsos Twitter Hidup Lagi, Buka Pendaftaran untuk Uji Coba
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 11.48
Twitter Comeback, Siap Jadi Penantang Serius Aplikasi X
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.40
Platform Twitter.now Diluncurkan, Twitter Hidup Kembali
Berita terkait
Medsos Burung Biru Comeback, Startup Operation Bluebird Luncurkan Twitter.now
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 17.48
Twitter Comeback: Startup AS Klaim Lisensi Nama, Masih Sengketa dengan Elon Musk
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 17.48
Pakar Bedah Motif di Balik Foto AI Trump Bareng Eks Presiden AS
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 14.30
Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Video AI - Konten Hoaks soal Banjir Bandang
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 18.00