Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi

Harga emas melonjak sekitar 7% dalam seminggu, kenaikan mingguan terbaik sejak Januari 2026. Penggerak utamanya adalah pelemahan dolar AS, penurunan imbal hasil Treasury, dan data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan yang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed yang agresif. Biaya peluang memegang emas turun seiring yield obligasi merosot, membuat logam mulia ini lebih menarik sebagai safe haven.

Momentum didukung pula oleh permintaan fisik yang kuat. Bank Sentral China (PBOC) membeli emas selama 21 bulan berturut-turut, menambah 20 ton pada Juli 2026, serta memperluas fasilitas penyimpanan di Hong Kong sebagai bagian dari pergeseran cadangan emas ke Asia. Logam mulia lain seperti perak, platinum, dan palladium juga naik. Analis Michael Khouw melihat potensi lanjutan karena saham tambang Newmont menembus rata-rata 150 hari, mengisyaratkan ETF emas (GDX, GLD) mungkin mengikuti. Di pasar opsi, volatilitas call option di luar harga pasar lebih tinggi, membuat strategi call spread GLD (US$400/US$460 November) menarik dengan potensi imbal hasil hampir 3x.

Meskipun dukungan fundamental kuat dari dolar lemah, yield turun, kebijakan Fed longgar, dan pembelian bank sentral, arah harga emas ke depan tetap bergantung pada data ekonomi AS dan keputusan moneter Fed selanjutnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait