Harga Emas Hari Ini Melemah, Investor Menanti Data Inflasi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026, dengan harga emas spot turun 0,4% menjadi US$ 4.367,57 per ons setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 5 Juni di US$ 4.434,84. Kontrak berjangka emas AS justru menguat 0,2% menjadi US$ 4.430,2. Penurunan ini terjadi seiring investor menantikan data inflasi AS yang akan memengaruhi kebijakan suku bunga Federal Reserve. Analis Capital Economics, Hamad Hussain, menyatakan bahwa angka inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat menjadi alasan kuat untuk kenaikan suku bunga, yang akan memberikan tekanan penurunan pada harga emas. Saat ini, peluang kenaikan suku bunga pada September diperkirakan hampir 50%, naik dari 44% pada Senin sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 07.00
Negara Ini Incar Emas Rp64 T di Inggris Buat Bangun Kembali Negerinya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.06
Rupiah Berbalik Menguat Tipis Sore Ini, Dolar AS Parkir di Rp17.860
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.32
Ramai-Ramai Dunia Borong Emas, Bikin Harga Jadi Melejit
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 00.00
Harga Emas Menanjak di Tengah Isu Pemangkasan Suku Bunga Bank Sentral AS
Berita terkait
Prospek Harga Emas saat The Fed Bakal Agresif
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 16.18
Harga Emas Dunia Turun Lagi, Konflik Selat Hormuz Bikin Pasar Waspadai Inflasi
kumparan · 28 September 2026 pukul 08.37
Pertimbangkan Inflasi, BI Diminta Tahan Suku Bunga di Level 5,75%
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 08.44
Harga Emas Hari Ini Tergelincir, Investor Antisipasi Kenaikan Kelanjutan Suku Bunga
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 06.45