Era Baru Pembayaran Digital, Visa Indonesia Ungkap Tren Transaksi Tanpa Proses Manual
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembayaran digital di Indonesia memasuki tahap baru. Transaksi tidak lagi hanya beralih dari tunai ke nontunai, tetapi juga diarahkan menjadi bagian yang terintegrasi dalam seluruh perjalanan konsumen. Director and Commercial Solutions Lead Visa Indonesia, Gede Widhi, menyebut pembayaran ke depan harus semakin seamless dan embedded dalam pengalaman nasabah atau konsumen. Pernyataan itu disampaikan dalam UOB Media Editors Circle 2026 di Jakarta pada 12 Agustus.
Menurut Gede, kebiasaan menggunakan QRIS dan telepon seluler telah membuat pembayaran digital semakin umum. Namun, prosesnya masih dapat terputus karena konsumen harus melakukan langkah manual, meskipun pembayaran dilakukan melalui ATM atau mobile banking. Contohnya, layanan pemerintah seperti perpanjangan SIM masih dapat menyisakan tahapan yang tidak terhubung. Visa melihat penghapusan proses manual tersebut sebagai bagian dari perkembangan pembayaran digital agar transaksi menyatu dengan layanan yang digunakan konsumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.14
BI: Pembayaran Digital dan Uang Tunai Saling Melengkapi, Bukan Menggantikan
Berita terkait
Tips Aman Pakai QRIS agar Terhindar dari Penipuan
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 08.05
Ingin Bisnis Berkembang? Ini Alasan UMKM Perlu Gunakan QRIS
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 09.44
QRIS Makin Mendunia, Ini 5 Fakta Menarik yang Perlu Diketahui
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 08.05
Ini Daftar Negara yang Bisa Manfaatkan Pembayaran QRIS
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 09.00