Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Eropa dan Asia Berebut Gas, Harga Diprediksi Tembus US$ 117

Persaingan antara Eropa dan Asia untuk mengamankan pasokan gas alam semakin ketat, terutama seiring kesulitan Eropa mengisi kembali cadangan gas menjelang musim dingin. Kontrak berjangka gas acuan Eropa, Dutch TTF, pernah mencapai level €68 per megawatt-jam, tertinggi sejak awal 2023. Analis memperkirakan harga gas berpotensi mencapai kisaran €90–€120 per megawatt-jam, atau sekitar US$ 117, jika musim dingin lebih dingin dari perkiraan dan pasokan tetap terbatas. Kenaikan harga diperlukan untuk menekan permintaan di Asia agar Eropa dapat menjaga cadangan cukup hingga akhir musim dingin. Gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz dan cuaca ekstrem berperan besar dalam tekanan pasokan ini. Musim panas yang terik meningkatkan penggunaan energi untuk pendingin udara, sementara produksi listrik nuklai dan tenaga angin melemah akibat suhu tinggi. Akibatnya, tingkat penyimpanan gas di Uni Eropa hanya mencapai sekitar 63%, jauh di bawah rata-rata lima tahun sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait