China Targetkan Pasokan Migas Capai 440 Juta Ton Setara Minyak pada 2030
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China berencana mencapai pasokan minyak dan gas dalam negeri sebesar 440 juta ton setara minyak pada 2030. Target ini tercantum dalam Rencana Lima Tahun ke-15 periode 2026-2030 untuk pengembangan minyak bumi dan gas alam. Untuk mencapai target, China akan membangun tambahan 20.000 km pipa minyak dan gas, menjadikan total jaringan pipa mencapai 220.000 km. Kapasitas impor LNG ditargetkan 200 juta ton per tahun dengan kapasitas impor melalui pipa darat lintas batas 114 miliar meter kubik per tahun. Kenaikan pasokan domestik menunjukkan China akan menata struktur pasokan bahan bakar fosil. Permintaan minyak domestik diproyeksikan mencapai puncak sebelum 2030, sementara konsumsi gas alam akan terus tumbuh sebagai bahan bakar transisi yang lebih bersih. China menargetkan kapasitas penyimpanan gas alam lebih dari 13% dari total konsumsi domestik pada 2030. Rencana juga mendorong pengurangan emisi melalui teknologi penangkapan karbon dengan volume injeksi karbon dioksida diproyeksikan mencapai 10 juta ton per tahun pada 2030 melalui CCS dan CCUS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 08.10
Hindari Selat Hormuz, Saudi Aramco Jual 4 Juta Barel Minyak ke China via Fujairah
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.31
China Tak akan Tunduk pada Tekanan AS untuk Berhenti Beli Minyak Iran
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 10.55
Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Sulit Ditebak: Saya Umpamakan Seperti...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 10.55
Mas Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Sulit Ditebak: Saya Umpamakan Seperti...
Berita terkait
Trump "Tendang" China-Rusia, AS Kuasai Ladang Minyak Strategis di Sini
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.25
China Temukan Harta Karun Raksasa di Dekat RI, Nilainya Tak Main-Main
CNBC Indonesia · 26 Juli 2026 pukul 08.15
Trump Matikan Kamera saat G7 Sepakati Pelepasan 100 Juta Barel Minyak
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 07.52
Tujuh negara OPEC+ sepakat pertahankan batas produksi minyak November
ANTARA News · 4 Oktober 2026 pukul 21.23