Erupsi Gunung Sinabung Bikin Penerbangan di Bandara Kualanamu Terhenti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8/2026) pukul 12.00 WIB menyebabkan penutupan sementara operasional penerbangan di Bandara Kualanamu selama pukul 10.50–14.45 WIB pada Selasa (1/9/2026). Kolom erupsi mencapai ketinggian 3.500 meter di atas puncak gunung atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut, dengan arah penyebaran abu vulkanik ke timur-tenggara menuju Kota Berastagi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status Gunung Sinaberg dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) sejak pukul 12.30 WIB pada 31 Agustus 2026. Akibat erupsi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo mendistribusikan masker kepada masyarakat di wilayah terdampak dan mengimbau warga di zona bahaya untuk segera evakuasi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah juga menetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana selama 90 hari, berlaku dari 8 Juli hingga 5 Oktober 2026, sementara BNPB masih mendata korban dan kerugian materiil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.02
Bandara Kualanamu Sempat Setop Operasional, 21 Penerbangan Dibatalkan
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.03
Penerbangan Kualanamu Sempat Terhenti Imbas Erupsi Gunung Sinabung
Berita terkait
Kebakaran Hutan Bisa Diantisipasi Jika Pemerintah Tidak Abaikan Data Ilmiah
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 22.18
BNPB Ungkap Kebakaran Hutan Riau Terkini, 4 Titik Api Masih Terdeteksi
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 21.24
Manggarai Barat optimalkan fasilitas medis layani 9.000 pengungsi
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 20.53
BNPB Sebut 135 Hektare Lahan Terbakar Berhasil Dipadamkan
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 20.05