ESDM Siapkan Pembangkit Listrik dari Sampah 4.502 MW Masuk RUPTL PLN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia mengumumkan persiapan pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) dengan total kapasitas mencapai 4.502,7 megawatt (MW). Rencana ini termuat dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) untuk memperluas pasokan energi nasional.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang bertujuan mempercepat pengolahan sampah menjadi energi. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa pemerintah telah menyederhanakan perizinan, memasukkan rencana PLTSa ke dalam RUPTL PLN, dan memberikan fleksibilitas kapasitas pengembangan di luar kuota yang ditetapkan.
Percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi diperlukan karena Indonesia masih menghadapi masalah serius dalam pengelolaan sampah. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025 timbunan sampah nasional mencapai 56,6 juta ton, dengan sekitar 63,3 persen telah dikelola melalui tempat pemrosesan akhir (TPA), bank sampah, atau fasilitas pengolahan sampah terpadu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Berita terkait
Satu Pembangkit Listrik Nuklir Masuk Roadmap PLN, Operasi Perdana Diproyeksi 2037
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.00
Zulhas Optimistis Pengolahan Sampah RI Bisa Diselesaikan Secara Tuntas
Detik.com · 21 September 2026 pukul 17.02
Pabrik Pengolahan Sampah di Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027, Input Produksi 1.250 Ton Per Hari
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 08.34
1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 14.45