1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
Kota Bandung akan mengembangkan sistem pengelolaan sampah terdesentralisasi melalui pendekatan Decentralized Waste Management (DWM). Komitmen bersama ditandatangani oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), PT Danantara Development Management Fund (DDMF), PT Rekayasa Industri (Rekind), PT Pertamina Power Indonesia (PNRE), dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. Sistem ini bertujuan mengolah sampah lebih dekat dengan sumbernya dan memanfaatkan hasilnya sebagai sumber energi. Untuk tahap awal, pengembangan dilakukan melalui empat Sentra Waste Management (SWK) dengan kapasitas masing-masing sekitar 300 ton, sehingga totalnya mencapai 1.200 ton sampah per hari. Setidaknya satu hingga dua lokasi DWM diproyeksikan mulai dikembangkan pada Desember 2026 atau Januari 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 09.20
Ekspansi Data Center AI di AS Picu Perlawanan Warga
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.18
34 Tahun Jadi TPA, Galuga Kini Disulap Jadi Pusat Pengolahan Sampah Modern
Detik.com · 17 September 2026 pukul 17.15
Data Center AI Diprediksi Hasilkan Jutaan Ton Limbah Elektronik
Berita terkait
PSEL Bogor Raya Baru Awal, Pemerintah Kejar Penanganan 4.000 Ton Sampah per Hari
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 15.00
16 Jam Berlalu, Kebakaran Timbunan Sampah di Ciumbuleuit, Bandung, Belum Padam
kumparan · 15 September 2026 pukul 15.51
Strategi Jateng Mengubah Ribuan Ton Sampah Jadi Energi Berbuah Penghargaan
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 08.12
Sampah Bandung Bakal Disulap Jadi Bahan Bakar
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.00