Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Fokus 3 Komoditas, Pengawasan Danantara Diperluas ke 50 Pelabuhan

Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyatakan bahwa cakupan komoditas yang diawasi oleh Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan diperluas dari tiga komoditas utama saat ini. Tiga komoditas yang sedang diawasi adalah batu bara dengan nilai ekspor sekitar US$30 miliar, Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya sebesar US$20-24 miliar, serta ferro alloy. Perluasan pengawasan akan dilakukan secara bertahap setelah sistem DSI berjalan lebih optimal.

Pemerintah juga menargetkan agar pengawasan DSI dapat mencakup seluruh titik pelabuhan di Indonesia, meskipun saat ini aktivitas ekspor masih terkonsentrasi di sejumlah pelabuhan. Rosan memberikan contoh komoditas CPO yang mayoritas diekspor melalui lima pelabuhan besar di Sumatra.

DSI saat ini telah berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mendeteksi transaksi ekspor, namun cakupan sistem pengawasan terintegrasi baru mencapai sekitar 60%. Keterbatasan ini disebabkan oleh proses integrasi data yang masih membutuhkan waktu. Meskipun demikian, sistem yang ada sudah mampu merekam data volume hingga nilai transaksi ekspor secara akurat.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait