Fokus 3 Komoditas, Pengawasan Danantara Diperluas ke 50 Pelabuhan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyatakan bahwa cakupan komoditas yang diawasi oleh Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan diperluas dari tiga komoditas utama saat ini. Tiga komoditas yang sedang diawasi adalah batu bara dengan nilai ekspor sekitar US$30 miliar, Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya sebesar US$20-24 miliar, serta ferro alloy. Perluasan pengawasan akan dilakukan secara bertahap setelah sistem DSI berjalan lebih optimal.
Pemerintah juga menargetkan agar pengawasan DSI dapat mencakup seluruh titik pelabuhan di Indonesia, meskipun saat ini aktivitas ekspor masih terkonsentrasi di sejumlah pelabuhan. Rosan memberikan contoh komoditas CPO yang mayoritas diekspor melalui lima pelabuhan besar di Sumatra.
DSI saat ini telah berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mendeteksi transaksi ekspor, namun cakupan sistem pengawasan terintegrasi baru mencapai sekitar 60%. Keterbatasan ini disebabkan oleh proses integrasi data yang masih membutuhkan waktu. Meskipun demikian, sistem yang ada sudah mampu merekam data volume hingga nilai transaksi ekspor secara akurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.45
PT DSI Sudah Analisis 6.500 Transaksi Ekspor Senilai USD 14 M
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01
Rosan Tegaskan DSI Tidak Jadi Eksportir Tunggal Komoditas
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 10.00
Rosan Sudah Temui Calon Investor PFII dari Asia, Masih Incar yang Lain
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.31
Rosan Tegaskan Danantara bukan Eksportir Tunggal
Berita terkait
Kehadiran DSI Tidak Akan Ganggu Kepastian Pasar Ekspor
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.06
Setelah Batu Bara dan CPO, DSI Siap Perluas Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 22.07
Cipung jadi Komisaris Utama DSI, Siap Optimalisasi Nilai Ekspor Indonesia hingga USD 5 Miliar
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.19
Danantara Kumpulkan Bos-Bos Batu Bara Cs, Beberkan Cara Kerja DSI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.05