Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Freeport Kembangkan Energi Bersih, Tembaga RI Jadi Fondasi Hilirisasi

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas menyatakan ketersediaan katoda tembaga di dalam negeri menjadi fondasi penting untuk mempercepat hilirisasi industri di Indonesia. Saat ini kebutuhan katoda tembaga nasional sekitar 200 ribu ton per tahun, sementara Freeport diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 700 juta pound tembaga pada tahun ini, sehingga pasokan domestik dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan industri.

Beberapa perusahaan mulai membangun fasilitas produksi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik agar berdekatan dengan smelter Freeport dan memperoleh akses bahan baku tembaga secara langsung. Freeport bersama Kadin dan pemerintah juga terus mempromosikan potensi Indonesia kepada investor asing untuk membangun industri hilir berbasis tembaga, termasuk untuk sektor kendaraan listrik dan baterai yang permintaannya terus meningkat.

Tony menegaskan tujuan utama pembangunan smelter bukan semata-mata meningkatkan pendapatan perusahaan, melainkan menyediakan bahan baku yang siap digunakan industri lanjutan di dalam negeri. Tembaga merupakan logam dasar yang sangat dibutuhkan berbagai industri, terutama sektor energi terbarukan yang permintaannya terus meningkat global.

Berita terkait