Freeport Setor Rp 75 Triliun ke RI Sepanjang 2025
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatat kontribusi ke negara sebesar Rp75 triliun sepanjang 2025, termasuk Rp13 triliun untuk Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, dan kabupaten lain di Papua Tengah. Presiden Direktur Tony Wenas menyampaikannya saat upacara HUT ke-81 RI di Tembagapura, 18 Agustus 2026, menegaskan komitmen perusahaan memberikan manfaat nyata meski menghadapi tantangan.
Untuk 2026, PTFI menargetkan kontribusi Rp47 triliun dengan produksi 800 juta pon tembaga dan 700.000 ons emas. Kapasitas produksi saat ini baru 65% akibat longsoran di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC). Pemulihan penuh 100% diproyeksikan tercapai akhir 2027, yang kemudian diharapkan mengangkat kontribusi negara melebihi Rp100 triliun, potensial hingga Rp120 triliun per tahun.
Guna menjamin keberlanjutan, PTFI mengembangkan tambang bawah tanah Kucing Liar dengan investasi Rp72 triliun. Proyek ini diperkirakan menghasilkan lebih dari 7 miliar pon tembaga dan 6 juta ons emas selama masa operasional, memperkuat fondasi keberlanjutan perusahaan dan manfaat bagi negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.50
Freeport Lepas 12% Saham ke RI Setelah 2041 Tanpa Biaya
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
Bos Freeport Ungkap Dampak Buruk Jika Tambang di Papua Setop 2041
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 12.02
Harga Emas Hari Ini Melompat Rp18 Ribu, Satu Gram Dijual Rp2.695.000
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.00
Harga Emas Hari Ini 18 Agustus 2026 Naik? Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg
Berita terkait
Freeport Targetkan Kontribusi ke Negara Tembus Rp 47 Triliun di 2026
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.50
Bos Freeport Buka-bukaan Progres Pengembangan Tambang Bawah Tanah Baru
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.20
RI Benar-Benar Kaya Emas dari Sabang Sampai Merauke, Ini Datanya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.55
Freeport Bakal Mulai Produksikan Tambang Bawah Tanah Baru di 2029
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 18.30